Selasa, 07 Juni 2016

ORGANISASI & ARSITEKTUR KOMPUTER
"RISC Dan CISC"

Pengertian
  •  RISC
RISC adalah singkatan dari Reduced Instruction Set Computer yang artinya prosesor
tersebut memiliki set instruksi program yang lebih sedikit. Karena perbedaan keduanya ada
pada kata set instruksi yang kompleks atau sederhana (reduced). RISC lahir pada pertengahan
1980, kelahirannya ini dilator belakangi untuK CISC. Perbedaan mencolok dari kelahiran
RISC ini adalah tidak ditemui pada dirinya instruksi assembly atau yang dikenal dengan
bahasa mesin sedangkan itu banyak sekali di jumpai di CISC.

Konsep arsitektur RISC banyak menerapkan proses eksekusi pipeline. Meskipun
jumlah perintah tunggal yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang diberikan mungkin
lebih besar, eksekusi secara pipeline memerlukan waktu yang lebih singkat daripada waktu
untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan perintah yang lebih rumit.
Mesin RISC memerlukan memori yang lebih besar untuk mengakomodasi program yang
lebih besar. IBM 801 adalah prosesor komersial pertama yang menggunakan pendekatan
RISC.Lebih lanjut untuk memahami RISC, diawali dengan tinjauan singkat tentang
karakteristik eksekusi instruksi.
 
Aspek komputasi yang ditinjau dalam merancang mesin RISC adalah sbb.:
>>Operasi-operasi yang dilakukan:
Hal ini menentukan fungsi-fungsi yang akan dilakukan oleh CPU dan interaksinya dengan
memori.
>> Operand-operand yang digunakan:
Jenis-jenis operand dan frekuensi pemakaiannya akan menentukan organisasi memori untuk
menyimpannya dan mode pengalamatan untuk mengaksesnya.
>> Pengurutan eksekusi:
Hal ini akan menentukan kontrol dan organisasi pipeline.
 
 Ciri-ciri RISC
  •  Instruksi berukuran tunggal
  • Ukuran yang umum adalah 4 byte.
  • Jumlah mode pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah.
  •  Tidak terdapat pengalamatan tak langsung.
  •  Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi
           aritmetika (misalnya, penambahan dari memori, penambahan ke memori).
 

  • CISC
CISC adalah singkatan dari Complex Intruction Set Computer dimana prosesor
tersebut memiliki set instruksi yang kompleks dan lengkap. CISC sendiri adalah salah satu
bentuk arsitektur yang menjalani beberapa instruksi dengan tingkat yang rendah. Misalnya
intruksi tingakt rendah tersebut adalah operasi aritmetika, penyimpanan-pengambilan dari
memory dll. CISC memang memiliki instruksi yang complex dan memang dirasa
berpengaruh pada kinerjanya yang lebih lambat. CISC menawarkan set intruksi yang
powerful, kuat, tangguh, maka tak heran jika CISC memang hanya mengenal bahasa asembly
yang sebenarnya ia tujukan bagi para programmer. Oleh karena itu ,CISC hanya memerlukan
sedikit instruksi untuk berjalan. Sistem mikrokontroler selalu terdiri dari perangkat keras
(hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat lunak ini merupakan deretan perintah
atau instruksi yang dijalankan oleh prosesor secara sekuensial. Instruksi itu sendiri
sebenarnya adalah bit-bit logik 1 atau 0 (biner) yang ada di memori program. Angka-angka
biner ini jika lebarnya 8 bit disebut byte dan jika 16 bit disebut word. Deretan logik biner
inilah yang dibaca oleh prosesor sebagai perintah atau instruksi. Supaya lebih singkat, angka
biner itu biasanya direpresentasikan dengan bilangan hexa (HEX). Tetapi bagi manusia,
menulis program dengan angka biner atau hexa sungguh merepotkan. Sehingga dibuatlah
bahasa assembler yang direpresentasikan dengan penyingkatan kata-kata yang cukup
dimengerti oleh manusia.
Bahasa assembler ini biasanya diambil dari bahasa Inggris dan presentasinya itu
disebut dengan Mnemonic. Masing-masing pabrik mikroprosesor melengkapi chip buatannya
dengan set instruksi yang akan dipakai untuk membuat program.
Biner Hexa Mnemonic
10110110 B6 LDAA ...
10010111 97 STAA ...
01001010 4A DECA ...
10001010 8A ORAA ...
00100110 26 BNE ...
00000001 01 NOP...
01111110 7E JMP ...
 
Jadi sebenarnya Tujuan utama dari arsitektur CISC adalah melaksanakan suatu
perintah cukup dengan beberapa baris bahasa mesin sedikit mungkin. Hal ini bisa tercapai
dengan cara membuat perangkat keras prosesor mampu memahami dan menjalankan
beberapa rangkaian operasi. Untuk tujuan contoh kita kali ini, sebuah prosesor CISC sudah
dilengkapi dengan sebuah instruksi khusus, yang kita beri nama MULT. Saat dijalankan,
instruksi akan membaca dua nilai dan menyimpannya ke 2 register yag berbeda, melakukan
perkalian operan di unit eksekusi dan kemudian mengambalikan lag
 
 
 
i hasilnya ke register
yang benar. Jadi instruksi-nya cukup satu saja

Ciri-Ciri CISC
  •  Penekanan pada perangkat keras (hardware)
  •  Termasuk instruksi kompleks multi-clock
  •  Memori-ke-memori: “LOAD” dan “STORE” saling bekerjasama
  •  Ukuran kode kecil, kecepatan rendah
  •  Transistor digunakan untuk menyimpan instruksi-instruksi komplek

Perbedaan CISC dan RISC
CISC dan RISC perbedaannya tidak signifikan jika hanya dilihat dari terminologi set
instruksinya yang kompleks atau tidak (reduced). Lebih dari itu, RISC dan CISC berbeda
dalam filosofi arsitekturnya. Filosofi arsitektur CISC adalah memindahkan kerumitan
software ke dalam hardware. Teknologi pembuatan IC saat ini memungkinkan untuk
menamam ribuan bahkan jutaan transistor di dalam satu dice. Bermacam-macam instruksi
yang mendekati bahasa pemrogram tingkat tinggi dapat dibuat dengan tujuan untuk
memudahkan programmer membuat programnya. Beberapa prosesor CISC umumnya
memiliki microcode berupa firmware internal di dalam chip-nya yang berguna untuk
menterjemahkan instruksi makro. Mekanisme ini bisa memperlambat eksekusi instruksi,
namun efektif untuk membuat instruksi-instruksi yang kompleks. Untuk aplikasi-aplikasi
tertentu yang membutuhkan singlechip komputer, prosesor CISC bisa menjadi pilihan.

 


DAFTAR PUSTAKA
  •  http://akangari.files.wordpress.com/2012/01/risc-cisc-prossecor.pdf
  • http://dokumen.tips/documents/makalah-risc-dan-cisc.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar